Lanjut ke konten

Gue Tantang Elu Buat Donor Darah

28 Juli 2008

Tiap 3 bulan sekali gue rajin menyumbangkan darah gue. Sampai sekarang gue udah terhitung donor 5 kali ditambah tadi siang menjadi pas 6 kali. Tujuan gue untuk ikutan donor adalah supaya orang yang menerima darah gue menjadi terinfeksi oleh penyakit gue hehehe… itung-itung gue amal udah berbagi kepada sesama. Yups gue menyebarkan virus yang ngendon dalam tubuh gue hahaha (devil mode: on). Lo tau nggak sih? Apa warna darah gue? Merah? Hmm salah… yang benar adalah bukan warna hijau (lo kata gue alien) tetapi merah. Eh…

Dewasa ini banyak sekali yang takut dengan jarum suntik [cieeeee bahasanya nyastra banget hahaha]. Jadi inget temen gue yang namanya Aris, tuh anak tampang preman tapi nangis n pingsan pas tes golongan darah. Semua murid sudah tahu golongan darah masing-masing, tetapi si cebol Aris belum lantaran tiap kali ada tes gitu-gituan kabur mulu. Walah kita sampek susah megangin tuh anak, ngelejot gag karuan di lantai ditambah dengan ngebor-ngebor gag karuan. Nuangis hahaha… then suddenly, pingsan. Wakakakaka…

Gue mah dari kecil udah akrab dengan jarum suntik, keluar masuk rumah sakit yang bagi gue adalah seperti menginap di hotel berbintang lima [hehehe ketahuan kalo penyakitan]. Padahal cuma panuan doang ampek diinfus segala.

FYI: Goldar gue [hihihi singkatan golongan darah jadi goldar, keren euy kayak nama robot] adalah O bulat bukan kotak ataupun segitiga.

tangan-donor

Tangan gue saat proses penyedotan darah…

kantong-darah-gue

Kantong darah gue hasil penyedotan. Goldar gue O lho.

Perhatian!!! bagi yang punya kelainan Vampire hubungi gue, tar gue bisa elu isep sepuasnya [tapi kudu vampir cewek].

 

Siapa yang berani coba untuk donor darah hayooo??? Neh ada beberapa syarat teknis untuk bisa ngedonorin darah lu yang kotor.

Source: palangmerah.org

 

1.

Usia 17 – 60 tahun.

2.

Berat badan minimal 45 kg.

3.

Denyut nadi; Teratur 50 – 100 kali/ menit.

4.

Tekanan darah baik ,yaitu:

- Sistole = 110 – 160 mm Hg

- Diastole = 70 – 100 mm Hg

 

SESEORANG TIDAK BOLEH MENJADI DONOR DARAH JIKA DALAM KEADAAN:

 

1

Pernah menderita hepatitis B

2

Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis

3

Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah transfusi

4

Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah tattoo/tindik telinga

5

Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi

6

Dalam jangka wktu 6 bulan sesudah operasi kecil

7

Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar

8

Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, cholera, tetanus dipteria atau profilaksis

9

Dalam jangka waktu 2 minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, tetanus toxin.

10

Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic.           

11

Dalam jangka waktu 1 minggu sesudah gejala alergi menghilang.

12

Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah transpalantasi kulit.

13

Sedang hamil dan dalam jangka waktu 6 bulan sesudah persalinan.

14

Sedang menyusui

15

Ketergantungan obat.

16

Alkoholisme akut dan kronik.

17

Sifilis

18

Menderita tuberkulosa secara klinis.

19

Menderita epilepsi dan sering kejang.

20

Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk.

21

Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya, defisiensi G6PD, thalasemia, polibetemiavera.

22

Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang mempunyai resiko tinggi untuk mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, pemakai jarum suntik tidak steril).

23

Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan pada saat donor darah.

Pfiuh… banyak banget larangannya. Yaiyalah… eh gue mau ngomong agak serius dikit negh… jadi simak ya…!!! Soalnya ini menyangkut kesehatan getu…ini gue rangkum dari berbagai sumber. Dan artikel buatan gue ini udah lama sekali dimuat di situs PintuNet

Banyak mitos yang beredar di masyarakat tentang donor darah. Ada yang takut darah bisa berkurang. Ada juga yang mengaku berat badannya bertambah setelah melakukan donor. Ada yang sembuh dari alergi. Bahkan ada yang bilang jangan sekali berdonor, jika tak ingin tekanan darahnya naik.

Dari sudut medis tindakan menyumbang darah merupakan kebiasaan baik bagi kesehatan pendonor. Salah satunya, dengan berdonor darah secara teratur berarti Anda melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur pula. Karena memang sebelum mendonorkan darah orang harus lebih dulu diperiksa kesehatannya secara lengkap. Banyak penyakit yang terkadang tidak bergejala, seperti tekanan darah tinggi ditemukan secara tidak sengaja dalam pemeriksaan rutin, yakni dalam selang waktu minimal 56 hari sekali.

Jadi, tidak benar bila dikatakan sekali mendonorkan darah kita harus terus-terusan menjadi donor agar tidak terjadi hipertensi (tekanan darah tinggi). Yang benar, itu tadi, bila dilakukan secara teratur, kesehatan kita akan diperiksa secara teratur pula melalui pemeriksaan sebelum berdonor.

Mengapa menyumbang darah sebaiknya dilakukan secara rutin?

Darah yang kita sumbangkan dapat expired (kedaluwarsa) bila tidak terpakai. Sel-sel darah merah harus digunakan dalam 42 hari. Platelet harus digunakan dalam 5 hari, dan plasma dapat dibekukan dan digunakan dalam jangka waktu 1 tahun.

Selain itu, donor darah akan membantu menurunkan risiko terkena serangan jantung dan masalah jantung lainnya. Penelitian menunjukkan, mendonorkan darah akan mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh. Walau masih perlu penelitian lagi untuk memastikannya, kelebihan zat besi diduga berperan menimbulkan kelainan pada jantung. Kelebihan itu akan membuat kolesterol jahat (LDL) membentuk aterosklerosis (plak lemak yang akan menyumbat pembuluh darah). Menurunnya angka masalah penyakit jantung terutama terlihat pada para pendonor yang tidak merokok.

Pada wanita yang telah mengalami menopause, kadar zat besi dalam darahnya lebih tinggi dibandingkan dengan saat masih haid. Itu karena zat besi dikeluarkan pada saat menstruasi. Jadi pada wanita menopause, zat besi yang terlalu banyak dapat dikeluarkan dengan cara mendonorkan darah.

Jika donor darah dilakukan 2-3 kali setahun, atau setiap 4 bulan sekali, diharapkan kekentalan darah berkurang sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya penyumbatan pembuluh darah. Sistem produksi sel-sel darah juga akan terus terpicu untuk memproduksi sel-sel darah baru yang akan membawa oksigen keseluruh jaringan tubuh. Sirkulasi darah yang baik akan meningkatkan metabolisme dan merevitalisasi tubuh.

Siklus pembentukan sel-sel darah baru yang lancar dan metabolisme tubuh yang berjalan baik, membuat berbagai penyakit dapat dihindarkan. Namun, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa menyumbangkan darah akan membuat seseorang sembuh dari penyakit alergi.

Selama 24 jam setelah berdonor, volume darah akan kembali normal. Sel-sel darah akan dibentuk kembali dalam waktu 4-8 minggu. Jadi, pendonor tidak perlu khawatir akan kekurangan darah. Menyumbang darah sama sekali tidak akan mengurangi kekuatan tubuh.

Bahkan, orang yang sekali waktu pernah didiagnosis menderita anemia (kurang darah), bila kondisinya sudah membaik dapat saja kemudian mendonorkan darahnya. Seseorang yang didiagnosis anemia, bukan berarti ia akan anemia seumur hidup.

 

Gue tantang elu deh buat donor darah…!!!

About these ads
15 Komentar leave one →
  1. 28 Juli 2008 8:18 pm

    males gue bacanya… apalagi serius banget… males…

    http://diazhandsome.wordpress.com

  2. 29 Juli 2008 7:42 am

    bagus ya … salut komentar elo

    alid memang berani ngasi darah …
    saya baru mendonorkan gratis kepada nyamux

  3. 29 Juli 2008 3:24 pm

    huh…
    setelah bertahun2 baca tulisan u diatas akhirnya gue narik kesimpulan:
    1. Elo Bukan Alien
    2. Elo Punya penyakit yang namanya panu
    3. Elo Pasti kurus banget, coz u rajin donor darah!!!
    4. tauk ah…. capek!!!

  4. 29 Juli 2008 5:29 pm

    gw juga rajin donor darah ke nyamuk setiap malam. :mrgreen:

  5. 30 Juli 2008 8:04 am

    waa.. gw takut ma jarum suntiikk ..

  6. 30 Juli 2008 8:47 am

    lid darah saia ningrat ( warna biru )
    bisa ga ? ikutan :mrgreen:

  7. 30 Juli 2008 10:32 am

    @Mr. Handsome’s Answer

    sekali sekali serius dong

    @rudhylikya

    gw gituloh

    @ Lubyzcool

    Capek deh

    @fendhy

    huh masih untung si nyamuk mw ngisep darah elu

    @agunk agriza

    jah cemennnnn

    @erickningrat

    wah biru ya?? bisa dijual tuh… jadi cat tembok hahaha

  8. 30 Juli 2008 10:51 am

    ntar donornya disumbangin ke om drakula y??

  9. 31 Juli 2008 10:12 am

    hayah! beneran itu 3 bulan sekali? Bukannya jaraknya minimal 6 bulan? Pan ada di artikelnya ya :mrgreen:

    hihi, saya cuma sekali pernah donor, dan dengan sukses langsung pingsan! :lol:
    Tapi memang iya, seger lho rasanya abis donor. Tapi lagi, tetep aja ngeri liat darah keluar sekantong! Oh nooooo..

    ah ya, salam kenal ;)

  10. San permalink
    1 Agustus 2008 3:56 pm

    salam kenal mas. nice blog…. http://gurumuda.wordpress.com

  11. 1 Agustus 2008 5:11 pm

    wah diriku baru dua bulan yg lalu tuh

  12. ade permalink
    20 Februari 2009 1:06 pm

    hehehe…. coolies….. akku udah yg ke tujuh bulan ini… and bener sih…nafsu makan membaik,.. badan lebih enak,..yg pasti sedikit nambah karena nafsu makan,… tapi sejauh ini gak ada keluhan tuhhh…… malah enjoy aja……..

    take care ya….!!! salam kenal.

    thx

  13. Romy permalink
    26 Februari 2009 10:59 pm

    Saya pernah mengidap demam berdarah 2 tahun yang lalu dan dirawat di rumah sakit sekaligus menerima transfusi darah. Apa yang pernah demam berdarah TIDAK BOLEH MENJADI DONOR DARAH SEUMUR HIDUP?

    Itu aja pertanyaan saya…

    Thanks

    waduh jangan tanya saya… tanya aja dokter om

    Romy

  14. ilham permalink
    21 Mei 2010 1:37 am

    Bln Maret kmrin,sdh yg ke10x aq donor.Emang stlah donor darah badan enjoy tuk aktifitas…….

  15. usman permalink
    10 Juli 2013 12:06 am

    mas bro…kalau sakit panu apakah oleh ikut donor darah.apalagi panunya banyak mas bro..?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 30 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: