Buku Pegangan Wajib Bagi Tiap Siswa

Dari dulu pengen sekali menulis tentang resensi buku, soalnya suka baca coy. Novel suka pinjem, komik suka beli (tapi banyakan juga yang pinjem hehehe…). Yach meski begitu banyak juga kok koleksi buku di rumah. Lumayan hampir memenuhi rak empat tingkat. Hmm semoga bisa segera nulis yang lain.

Nah ini adalah resensi buku saya yang pertama. Dan yang paling aneh bin ajaib, yang saya resensi adalah buku kamus? *geleng-geleng*
Hiaaaaaaa kok gag novel, buku, ato komik getu??? Hehehe… terserah dong, blog-blog gw…


 

Judul Buku

:

Kamus Inggris Indonesia

 

Judul Asli

:

An English-Indonesian Dictionary

 

Penyusun

:

John M. Echols

 

 

 

Hassan Shadily

 

Penerbit

:

PT. Gramedia Jakarta

 

Tebal Buku

:

660 Halaman

 

Harga

:

Rp. 20.000,-

 

Siapa yang tak mengenal kamus? Adalah buku paling bestseller di dunia setelah bible (injil), meskipun kemasannya berbeda dan dalam berbagai bahasa. Kelengkapan dan ketebalan sebuah buku kamus tergantung dari penyusun dan penerbitnya. Saya percaya hampir setiap siswa sekolah mempunyai setidaknya satu buku kamus Bahasa Inggris, saya nggak begitu memerlukan Kamus Bahasa Inggris, sebenarnya sangat perlu. Karena selain mahalnya (miskin amat seh) yang membuat saya malas membeli juga karena sohib-sohib di skul siap meminjamkan buku kamusnya. Lagipula berat jika kudu bawa-bawa kamus ke skul di setiap mata pelajaran Bahasa Inggris. Tapi jaman sekarang banyak kamus canggih, yup kamus elektronik. Tapi tetep gag puas klo gag pegang buku. Dan yang paling membuat saya bangga adalah otak saya yang mampu menyimpan banyak kosakata Bahasa Inggris, hehehe… saya dijuluki oleh sohib-sohib kamus berjalan.

Hapal banyak kosakata tetapi masih banyak juga kosakata yang belum pernah saya dengar atau saya tahu (wuih… so much words). Nah jika saya menemukan kata-kata baru pasti larinya ke kamus Bahasa Inggris susunan John M. Echols dan Hassan Shadily, memang kamus susunan mereka bestseller di antara kamus-kamus yang lain (tidak disebut pengarang, karena memang bukan fiksi atau non fiksi). Sering saya menemukan kata-kata baru yang belum pernah saya tahu, biasanya saya dapati ketika membaca artikel berbahasa Inggris dari internet, kemudian juga dari film dan Manga Scan (Komik) yang saya donlot. Saya sering donlot komik dari internet soalnya menunggu buku komiknya terbit melalui penerbit resmi di Indonesia lama banget.

Kelebihan dari kamus ini adalah disertai dengan contoh kalimat dari kata tersebut, plus juga cara membaca. Kalau sudah membaca di depan komputer pastinya malas membuka kamus. Untung ada versi digitalnya, berbentuk file help yang tinggal klik jika membutuhkannya. Tapi sayang versi digitalnya kurang lengkap, tidak disertai dengan contoh kalimat, hanya kosakata saja.

Buku kamus yang saya beli sekitar  tahun 2004 di tukang loak pasar Blauran Surabaya yang terkenal dengan kios buku-buku bekasnya. Lo kok di tukang loak? Hehehe… ngaku deh, saya belinya yang bajakan bukan yang asli. Yang asli saya nggak tahu pasti harganya tapi yang bajakan saya belinya cuma Rp. 20.000 itupun sesudah nego dari harga Rp. 30.000. Saya menghargai hak cipta baik itu buku maupun film, tapi harganya yang mahal itu loh yang memaksa saya mengkonsumsi bajakan. Kelebihan dari kamus bajakan yang saya beli ini adalah sama persis dengan yang asli. Baik dari segi kualitas cetakan dan kertas, tapi masih bisa dibilang satu level di bawah yang asli deh. Kekurangannya ada satu halaman (hanya satu), halaman 578 tepat setelah 2 halaman dari huruf T  dimulai blank (kosong). Kesel deh, mengingat bajakan ya gak papa deh, sudah saya poto kopiin kok dari punya temen saya dan tempel deh di halaman yang ilang.

Buku dengan judul aslinya An English – Indonesian Dictionary pertama kali terbit tahun 1976 (wow… belum lahir negh), telah mengalami 33 cetak ulang pada Desember 1996. itu tertera dibuku yang saya beli, entah sekarang sudah berapa kali mengalami cetak ulang. Mengingat buku ini adalah kamus terlengkap yang pernah ada jadi pasti akan mengalami cetak ulang berkali-kali. Dan belum mengalami revisi sama sekali. Gramedia sebagai penerbit resmi membeli lisensi untuk mencetak dan menerbitkannya di Indonesia dari penerbit aslinya Cornell University Press. Selain Kamus Inggris Indonesia juga ada Kamus Indonesia Inggris dengan penyusun dan penerbit yang sama. Tetapi Kamus Indonesia Inggris belum sempat saya beli. Kapan yach?

 

8 Komentar

  1. ^_^ Wah… sekarang lagi demam nulis yach. Aktif banget sekarang blog-nya. hehe…

  2. @insansains–

    hahaha gag ding… ini mah ada di pintunet,,, copy paste dari karya sendiri… hihihi… bukan kejahatan kan???

  3. weleh.. males aku bawa kamus tuebel kayak gitu. mending pake alfalink. atau ga di hape aku ada pocket dictionary indo0english n sbaliknya. hhe. lebih efisien mas. mas tukeran blogroll yuk.

  4. @agung agriza–

    tuh kan… malezzzz… emang seh jaman sekarang canggih… apa2 tinggal klik… tapi kelemahannya klo yang alfalink ato aplikasi pocket ntu gag ada contoh kalimatnya hehehehe…. efisien sih efisien…. hhh buat aku sih lebih puasssssss pegang kamus secara nyata… getuuuuuu

  5. oooo kamus yak…

    heuhehehe

  6. @Rian–

    hehehe

  7. bos, aku cari kamus lengkap ind-ing,ing-ind.. yang murah, badget kira2 70 rb.. yg enak dibaca, lgkap v, p, n .. trims

  8. HAI…LAU ADA BUKU PENUNJANG BELAJAR BAHASA INGGRIS YANG LAIN….ATAU CONTOH CONTOH SOAL STRUCTURE…GITU!!!DI SINI BANYAK SIH PAK ROM(PAK ROMBEMG)TAPI JARANG ADA BUKU YANG MENUNJANG AND BAGUS….OK


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar