Detective Conan Jadi Bintang di G-8 Summit Meeting
Siapa yang nggak kenal dengan Detektif Conan? Katro banget kalau nggak kenal. Baik tua maupun muda. Baik yang secara tidak langsung mendengar namanya saja. Baik juga yang secara tidak sengaja melihat animenya di Indosiar. Baik juga yang sudah kenal baik dengan tokoh kecil tersebut seperti saya. Jelas kenal baik dengan Conan Edogawa, koleksi komik lengkap coy. Sampe-sampe yang dipinjem berandal-berandal yang disebut teman gag balik kalo minjem (pada kabur keluar kota ngikut bapak emaknya). Sampe-sampe juga beberapa volume beli sampe 3 kali. Bayangkan hanya untuk satu buku yang sama saya ampe beli 3 kali. Grrrr….. klo ketemu dengan mereka awas lho ya… gua bikin perhitungan…
Kabar dari Jepang dan dikeluarkan oleh Kementerian Urusan Luar Negeri. Mereka menerbitkan pamflet untuk G-8 Summit Meeting (Pertemuan KTT ke-8). Dan pamflet tersebut dibintangi oleh Conan dan kawan-kawan. Dan asal tahu saja kalau pamflet tersebut dibentuk seperti manga (komik). Membaca pamflet seperti membaca komik, duh… pinter banget yang punya ide kayak gitu…
Pamflet berbentuk komik tersebut berisi 24 halaman termasuk cover dan dicetak sebanyak 30.000 eksemplar. G-8 Summit yang diselenggarakan di Hokkaido pada 7 Juli 2008, dan diikuti oleh Japan, Canada, France, Germany, Italy, Russia, the United Kingdom, the United States. Wuix… keren makin terkenal aja Conan di mata para petinggi dunia.
Pamflet yang diberi judul Detective Conan: A Guide to Summit, dan dalam guide tersebut sembilan karakter tetap ciptaan Aoyama Ghoso hadir untuk membimbing pembaca. Dan bisa didownload di situs http://www.mofa.go.jp/mofaj/press/pr/pub/pamph/conan_summit.html tersedia dalam 2 format digital, PDF dan HTML. Buat saya yang minim bandwith mending download yang HTML, soalnya yang PDF gede-gede filenya.
Departemen Urusan Luar Negeri mengatakan bahwa tujuan dibuatnya pamflet tersebut adalah misi untuk anak-anak dan kampanye manga (manga campaign). Jepang saat ini memang lagi getol-getolnya mengkampanyekan salah satu pendapatan tertinggi negaranya. Yup komik memang salah satu devisa bagi negera Jepang. Kapan bisa ke Jepang ya????
Sebulan yang lalu Kementerian Jepang mengangkat Doraemon sebagai Duta Anime (anime cultural ambassador) yang PERTAMA. Tuh kan mereka benar-benar serius dalam kampanyenya.
Sayangnya pamflet tersebut tidak digambar sendiri oleh Aoyama Ghoso Sensei, melainkan digambar oleh dua Staff Artist Assistant dari Detective Conan Production. Masaru Ota dan Kazuhiro Kubota. Jadi gag puas dengan gambarnya yang jauh dari sempurna kalau dibandingkan dengan goresan tangan penciptanya.

Satu lagi yang sangat disayangkan, bahasa dari pamflet tersebut adalah bahasa Jepang. Hiks… meskipun bisa baca hiragana (ひらがな) lancar, katakana (カタカナ) lumayan, dan kanji (感じ) sedikit. Tapi tetep gag ngarti artinya hiks… puyeng juga lihatnya.
Seharusnya kalau untuk pertemuan internasional tersebut bahasa yang digunakan bahasa Inggris. Tapi sebagai penggemar berat tentu saja wajib menjadi koleksi pribadi. Ntar kalo udah jago Nihonggo (日本語) baru baca lagi. Punya juga loh buku komik Conan asli dari Jepang sana. Sumpah asli bahasa Jepang, tapi cuma satu jilid doang.
6 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar










*angkat tangan kanan*
Benar-benar belum kenalan, soalnya Conan di Jepang saya di Indonesia. Wah, boro-boro ke Jepang mau kenalan, ke Sumatera aja baru sekali hehehe .. thanks infonya .. saya baru tahu kalo manga itu artinya komik
idenya bagus juga. tapi pertanyaannya, apa peserta pertemuannya sendiri juga familiar sama komik ini?
wuaaaaah… ngiler pengen!
*salaman dulu sebagai sesama pengemar Conan*
tapi kok pake huruf kanji Jepang??? huhuhuhu ga bisa bacanyaaaa…
@erander–
@itikkecil–
@chic–
wekekekekekek…
q juga penggemar conan!!!
@lubyzcool–