Skip to content

Mengoptimalkan Spell Checker dalam Microsoft Word

7 April 2008

Tulisan ini bisa dibaca juga di Pintunet.com

Siapa saja pasti sudah barang tahu dengan program pengolah kata (word processor) bawaan Microsoft. Taruhan deh, hampir semuanya mengetik menggunakan program ini tak terkecuali dengan saya (ya ada juga sih yang pake OpenSource).. Microsoft Word dibundel jadi satu dalam paket Microsoft Office. Microsoft Office sudah mengalami pergantian versi, dimulai dari Microsoft Office 3.1, Microsoft Office 97, Microsoft Office 2000, Microsoft Office XP (2002), Microsoft Office 2003, dan terakhir Microsoft Office 2007. Jaman dulu program pengolah kata paling populer sebelum ada Operating System berbasis GUI (Graphical User Interface) adalah WordStar yang berjalan di atas DOS.

Sekarang setelah GUI sudah semakin pesat seperti saat ini aplikasi Office banyak sekali bermunculan, dari yang berbayar semacam Microsoft Office dan StarOffice sampai yang gratisan seperti OpenOffice, KOffice, AbiWord, Atlantis, dan lain-lain. Meski bayar Microsoft Office sudah mendarah daging. Karakter orang Indonesia adalah malas untuk mempelajari sesuatu yang baru, maksudnya jika sudah sangat familiar dan menguasai Microsoft Office kenapa harus mempelajari program office yang lain jika memang fungsinya sama. Hampir semua program office mempunyai tampilan (interface) yang sama, menu dan perintahnya pun sama, hanya penempatannya sedikit berbeda dan sedikit waktu untuk terbiasa.

Harga Microsoft Office saat ini adalah 500 dolar, seandainya saya punya duit lebih pasti deh saya beli, soalnya saya orang yang termasuk mendukung HAKI. So saat ini saya masih pakai yang bajakan, hiks… hayo ngaku yang lain juga sama kan? Tapi kan ada yang gratis kok masih pakai yang bajakan? Bukannya apa tapi format filenya tidak bisa dibuka dengan Microsoft Office. Saya kan sering tukar-menukar data dan kebetulan rekan-rekan juga memakai Microsoft Office. Bisa saja formatnya dirubah tapi ngrepotin bikin capek and wasting time. Anehnya hampir semua dokumen Microsoft Office bisa dibuka di aplikasi office lain, tapi Microsoft Office tidak bisa membuka file dari aplikasi office lain. Egois…

Yang saya bahas kali bukan apa itu Microsoft Office, semua sudah tahu kelebihan dan kekurangannya. Yang saya bahas adalah tips dan trik bagaimana mengoptimalkan ”Spell Check” sehingga kesalahan ketik bisa dihindari. Bagi yang ketikannya sering salah pasti sangat terbantu dengan spell check ini, apalagi jika sering menggunakan kata-kata bahasa Inggris. Spell Check? Apaan tuh? Makanan apa tuh? Adalah fitur koreksi kata dan seharusnya semua aplikasi office mempunya fitur spell check. Jika fitur ini diaktifkan banyak yang akan terganggu, tidak saja kata-kata yang dia tulis menjadi berantakan jika tidak bisa mengoptimalkan fitur ini, atau bahkan tidak tahu sama sekali. Tetapi buat saya fitur ini sangat penting.

Let’s get started!!!

Pertama buka Microsoft Word anda (note: saat ini saya memakai Microsoft Office 2003), tetapi tips dan trik ini bisa diterapkan di semua versi kok. Ketik sembarang kalimat! Contoh: ”Alid paling keren dan paling cakep sedunia hehehe…..” Perhatikan kalimat tersebut, jika keluar garis merah di bawahnya berarti fitur ini sudah aktif, tetapi kalau tidak keluar berarti anda harus mengaktifkannya. Untuk mengaktifkannya klik menu:

Tools > kemudian tab Spelling & Grammar > aktifkan dengan klik kotak Check spelling as you type, Suggest from main dictionary only dan Check grammar as you type > OK

Memang mengganggu mata jika garis merah itu terus-terusan muncul, tapi nanti anda akan terbiasa dengan berjalannya waktu. Banyak sekali orang yang bertanya apa sih fungsi dari garis merah dan garis hijau. Sekarang ketikkan kata-kata berikut: note: Spell Check harus sudah aktif)

Saya baca

Hampir malam

Toko ayahInsan manusia

Teh manis

Taruhan pasti jadinya begini

Say abaca

Hamper malam

Took ayahInsane manusia

The manis

Sebenarnya masih banyak sekali

Karena memang spell checknya bahasa Inggris, kata-kata yang dikira salah oleh program akan dicek dan diganti dengan bahasa Inggris. Sekarang coba kita lakukan eksperimen dengan mengetik kata bahasa Inggris dengan salah, ingat sengaja dibuat salah.

Father

mohter

buterfly

pasti langsung dikoreksi oleh program, kalau hanya kurang atau lebih satu atau dua huruf.

Bagaimana jika mengetik kata bahasa Inggris yang salah tetapi program tidak bisa mengkoreksi? Bukannya tidak bisa mengkoreksi tetapi memang suggestinya nggak ada, meskipun begitu disediakan kata yang menjadi sugesti paling mendekati benar. Coba ketik sekali lagi kata-kata bahasa Inggris yang sengaja diketik salah, ingat sengaja diketik salah.

Estabhilsh > tidak akan langsung dikoreksi karena ketikan hurufnya tidak beraturan, dan kata tersebut langsung digaris merah yang menandakan salah. Sekarang coba klik kanan kata tersebut dan akan diberi sugesti kata establish, klik untuk mengganti.

Bwol > juga tidak akan dikoreksi karena memiliki beberapa kata yang susunan hurufnya hampir mendekati benar. Coba klik kanan kata tersebut, pasti sugesti katanya adalah bowl, blow, bowls.

Intinya jika kita mengetikkan bahasa Inggris yang kemudian ditandai dengan garis merah itu berarti SALAH, cukup klik kanan untuk sugesti kata yang benar. Tetapi jika kita sudah mengetikkan kata bahasa Inggris yang benar dan tetap ditandai dengan garis hijau itu menandakan grammarnya salah, kalau untuk itu nggak usah digubris, tapi kalau ingin lebih benarnya coba klik kanan kata tersebut.

Nah berarti semua kata yang berbahasa Indonesia ditandai dengan garis merah yang memang menandakan kata tersebut tidak ada dalam kamus mereka. Bagaimana jika kata-kata dalam bahasa Indonesia yang kita ketik tidak menjadi merah. Bisa saja garis merah dan hijau kita hidden (sembunyikan), tetapi nanti akan menyulitkan jika nantinya kata berbahasa Inggris yang salah tidak kelihatan. Untuk itu kita add (tambah) saja kata yang kita ingini dalam kamus mereka. Setiap kali kita ketik toko pasti menjadi took, bisa dikoreksi langsung dengan menekan ctrl+z. Tetapi hal itu akan terus terjadi jika kita mengetik toko yang kemudian menjadi took. Capek kan kalau harus menekan ctrl+z terus.

Ketik toko kemudian klik kanan kalimat tersebut dan klik Add to Dictionary, pastinya tidak akan keluar took lagi jika kita mengetik toko. Berlaku juga untuk kata-kata yang lain.

Tapi bagaimana jika kita ingin menghapus kata yang sudah kita Add tadi? Klik

Tools > kemudian tab Spelling & Grammar > Custom dictionaries > Modify Pilih kata yang ingin dihapus dan tekan Delete.

Tadi kita bereksperimen dengan mengetik kata bahasa Inggris yang salah tapi langsung dikoreksi oleh program. Bisa nggak jika kita mengetikkan kata bahasa Indonesia yang salah tetapi langsung bisa dikoreksi oleh program? Bisa saja, yang akan kita lakukan adalah trik autocorrect. Saya sering menemui banyak orang mengetik kata-kata

DegnanYagn

Dan menjadi and yang ini Add to dictionary saja.

Klik Tools > AutoCorrect Options > pada kolom Replace ketik kata yang salah misal “yagn” dan pada kolom With ketik kata yang benar “yang” > OK

Sekarang coba ketik yagn dan pasti langsung dikoreksi oleh program dan langsung diganti dengan kata yang benar yang.

Fitur ini sering saya gunakan jika untuk mengetik, saya analisa dulu kata apa yang paling sering digunakan.

Contoh jika kata paling banyak dijumpai adalah SDN Ploso Jombang
Cukup menambahkan kata sdpj pada kolom Replace dan pada kolom With dengan SDN Ploso Jombang. Dengan begitu ketika mengetik sdpj langsung akan menjadi SDN Ploso Jombang.

Sip dech… semoga tutorial yang mungkin agak ruwet dimengerti ini bermanfaat.

About these ads
10 Komentar leave one →
  1. 7 April 2008 10:59 pm

    kadang2 spell cek juga bisa merepotkan. terlebih bila tidak dilakukan setting sejak awal

  2. 8 April 2008 8:41 am

    @ Rizki on benbego

    Awalnya sih memang merepotkan dan membuat pusing mata,,, tetapi kalau sudah terbiasa enjoy dan menggampangkan kita…

  3. 8 April 2008 8:53 pm

    Ati – ati juga ama pengkoreksi otomatis yang sering ngganti kata – kata kita jadi pake bhs. Inggris.
    Trims Infonya

  4. 8 April 2008 10:29 pm

    @pradityabagus

    hehehe klo masalah ati-ati mah udah jagooooo…
    udah makanan sehari-hari tuh spell checker… asal kagak ceker ayam aja

  5. Slamet Wahono permalink
    15 April 2008 7:10 pm

    Duh yg ngerti komputer lagi bagi2 tips n trick.Bagus n usefull tu.Tp usul ni tuk bahas hp n aplikasinya,eq.Operamini,messenger etc.Jg mo nanya kok opera mini d hpku sering ngadat n keluar tulisan spt ini 1.Error failed to connect to internet.100 java.lang.OutOfMemoryError:null 2.Error failed to connect to the internet.100 java.io.IOException:SymbianOS error=-1:General System error. Ok tolong ya bro.Thanks

  6. 16 April 2008 12:55 pm

    @Slamet Wahono–

    klo yang memory error brarti hapenya keberatan aplikasi,,, tutup aja trus restart hape… klo failed to connect brarti jaringan gag ada ato pulsa bokek…

  7. 28 Desember 2008 6:15 am

    Many thanks, I found it useful

  8. ADHI permalink
    12 Oktober 2009 4:11 am

    ajarin donk pakai word 2007

  9. 28 April 2010 2:11 pm

    Kalau tidak mau pakai spell checker, matikan aja atau ganti aja ke Indonesia.

  10. 15 Juni 2013 6:44 am

    I blog frequently and I really thank you for your content.
    This great article has really peaked my interest.

    I will take a note of your blog and keep checking for new details about once per
    week. I subscribed to your Feed as well.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: